Quantcast

Jumlah istri nabi Sulaiman as

classic Classic list List threaded Threaded
2 messages Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Jumlah istri nabi Sulaiman as

adli zee
Assalamu alaikum wr.wb.

Imam, dalam beberapa hadits shahih bukhari ditemukan jumlah istri nabi sulaiman yang berbeda-beda,kenapa hadits shahih bisa berbeda? bagaimana kategori hadits tersebut apakah shahih? dari sebuah sumber ada yang mengatakan itu hadits mu'alal.

berikut hadits tersebut dalam versi software hadits (bahasa inggris)

Volumn 004, Book 052, Hadith Number 074A.
------------------------------------------
Narated By Abu Huraira : Allah's Apostle said, "Once Solomon, son of David said, '(By Allah) Tonight I will have sexual intercourse with one hundred (or ninety-nine) women each of whom will give birth to a knight who will fight in Allah's Cause.' On that a (i.e. if Allah wills) but he did not say, 'Allah willing.' Therefore only one of those women conceived and gave birth to a half-man. By Him in Whose Hands Muhammad's life is, if he had said, "Allah willing', (he would have begotten sons) all of whom would have been knights striving in Allah's Cause."


Volumn 004, Book 055, Hadith Number 635.
-----------------------------------------
Narated By Abu Huraira : The Prophet said, "Solomon (the son of) David said, 'Tonight I will sleep with seventy ladies each of whom will conceive a child who will be a knight fighting for "Allah's Cause.' His companion said, 'If Allah will.' But Solomon did not say so; therefore none of those women got pregnant except one who gave birth to a half child." The Prophet further said, "If the Prophet Solomon had said it (i.e. 'If Allah will') he would have begotten children who would have fought in Allah's Cause." Shuaib and Ibn Abi Az-Zinad said, "Ninety (women) is more correct (than seventy)."

Volumn 007, Book 062, Hadith Number 169.
-----------------------------------------
Narated By Abu Huraira : (The Prophet) Solomon son of (the Prophet) David said, "Tonight I will go round (i.e. have sexual relations with) one hundred women (my wives) everyone of whom will deliver a male child who will fight in Allah's Cause." On that an Angel said to him, "Say: 'If Allah will.' " But Solomon did not say it and forgot to say it. Then he had sexual relations with them but none of them delivered any child except one who delivered a half person. The Prophet said, "If Solomon had said: 'If Allah will,' Allah would have fulfilled his (above) desire and that saying would have made him more hopeful."

Volumn 008, Book 078, Hadith Number 634.
-----------------------------------------
Narated By Abu Huraira : Allah's Apostle said, "(The Prophet) Solomon once said, 'Tonight I will sleep with ninety women, each of whom will bring forth a (would-be) cavalier who will fight in Allah's Cause." On this, his companion said to him, "Say: Allah willing!" But he did not say Allah willing. Solomon then slept with all the women, but none of them became pregnant but one woman who later delivered a half-man. By Him in Whose Hand Muhammad's soul is, if he (Solomon) had said, 'Allah willing' (all his wives would have brought forth boys) and they would have fought in Allah's Cause as cavaliers."

Volumn 009, Book 093, Hadith Number 561.
-----------------------------------------
Narated By Abu Huraira : Allah's Prophet Solomon who had sixty wives, once said, "Tonight I will have sexual relation (sleep) with all my wives so that each of them will become pregnant and bring forth (a boy who will grow into) a cavalier and will fight in Allah's Cause." So he slept with his wives and none of them (conceived and) delivered (a child) except one who brought a half (body) boy (deformed). Allah's Prophet said, "If Solomon had said; 'If Allah Will,' then each of those women would have delivered a (would-be) cavalier to fight in Allah's Cause." (See Hadith No. 74 A, Vol. 4).



Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: Jumlah istri nabi Sulaiman as

Imam
Administrator
Pertama sekali , ingin saya perjelaskan, hanya al-Quran yang dijanjikan Allah SWT akan kekal selama-lamnya yang tiadk berubah sepanjang zaman. Namun tidak bagi HADITH, tidak dijanjikan penjagaannya. Jadi tidak hairanlah kerana ini untuk membuktikan bahawa hanya Allah yang Maha segalanya, manakala manusia tetap lemah dari segala aspek. Perbezaan al-Quran dan Hadith ialah al-Quran diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad saw manakanala hadiths ialah 'kumpulan @ koleksi kata-kata Nabi' yang dikumpulkan oleh perawi hadith yang terdiri dari manusia yang tidak terlepas dari kelemahan. oleh itu, perbezaan kenyataan di hadits mungkin disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk permasalah ini, mungkin terdiri daripada:

1- kesalahan mengutip (tersalah dengar) oleh sahabat Nabi
2- Kesalahan pendengar perawi nabi dari jalur-jalur.
3- kadang-kadang perawi hadis tersilap dan mendatangkan haditk kedua yang sama, cuma berbeza bilangan. Ini bermakna hadith yang baru itu menggantikan hadith sebelumnya(nasakh-mansukh)

Maka, ulamak telah menetapkan beberapa cara atau metode dalam menangani hadith-hadith yang berbeda atau bertentangan.

CARA PERTAMA

Cara yang paling utama adalah menggabungkan dua hadits tersebut jika mungkin, karena hal itu akan terhindar dari menafikan satu hadits dan mengamalkan satu hadits yang lain, padahal belum tentu hadits yang ditetapkan itu lebih shahih dari yang dinafikan.

CARA KEDUA
Jika dua hadits atau lebih tersebut tidak mungkin untuk digabungkan maknanya, maka para ahli hadits itu melakukan penelitian mana yang lebih kuat kedudukannya  diantara hadits-hadits yang ada yang bertentangan tersebut.
 
CARA KETIGA


Cara ketiga, jika ternyata hadits-hadits tersebut sama-sama kuat, maka cara selanjutnya adalah dilihat mana diantara hadits tersebut yang datang pertama dan mana yang terakhir, jika diketahui maka hadits yang terakhir datang itu menghapus menasakh hadits yang pertama.

Dari tiga langkah tersebut, yang paling utama adalah cara pertama, yaitu menggabungkan dua makna hadits atau lebih yang bertentangan itu.

Berkenaan dengan hadits kisah Sulaiman bin Dawud @ Nabi Sulaiman as, semuanya terdapat dalam shahih Bukhori, dan terdapat juga dalam sahih muslim, dan kitab al-mustadrak karya imam al-Hakim.

Hadits-hadits tersebut berbeda dalam menyebutkan jumlah istri Nabi Sulaiman yang akan didatangi dalam satu malam, yang mana satu hadits menyebutkan 60,70,90, 99 dan 100 orang isteri.

Seperti yang disampaikan di atas, cara terbaik dalam mensikapi hadits seperti ini adalah dengan menggabungkan makna-makna hadits tersebut. Ibnu Hajar (yang membuat syarah (huraian) bagi kitab sahih Bukhori) mengatakan; maksud dari hadits-hadits tersebut adalah bahwa 60 (enam puluh) dari istri Sulaiman As terdiri dari perempuan-perempuan merdeka, sedangkan selebihnya adalah wanita-wanita simpanan (budak/hamba sahaya), atau bisa juga sebaliknya, enampuluh dari kalangan wanita simpanan (budak/hamba sahaya), yang selebihnya adalah wanita merdeka. Adapun penyebutan 70 adalah sebagai bentuk mubalagah (melebihkan dari jumlah enampuluhan ke atas), adapun menyebutkan 90 dan 99 adalah ingin menunjukkan bahwa jumlah bilangan kurang dari seratus, dan kenapa disebutkan seratus, ada yang mengatakan pembulatan bilangan dari sembilan puluh sembilan.

Kesimpulannya bahwa isteri Nabi Sulaiman sekitar seratusan, 60 atau 40 di antaranya adalah wanita-wanita merdeka, dan wanita/istri yang lainnya adalah dari kalangan budak/hamba sahaya.
Itulah komentar Ibnu Hajar (seorang ulama’ Ahli Hadits, pensyarah kitab sahih Bukhori) mengenai hadits ini.

Dengan metode seperti itu, maka seseorang ketika membaca dua hadits atau lebih yang seolah-olah bertentangan bisa mensikapinya dengan dengan baik, tidak kemudian mengatakan bahwa hadits tersebut tidak benar, tidak perlu dipercaya, padahal ditinjau dari perawinya hadits tersebut sangat valid. Dan yang lebih penting lagi adalah menelaah penjelasan para-para ulama’ / pakar dalam bidangnya.
Semoga mendapat hidayah-NYA
Add fb saya imam_islam90@yahoo.com untuk maklum balas secepatnya
www.seehat.net
   Imam
Moderator
Loading...